Minggu, 27 Februari 2011
Jika ku dewasa nanti?
Dewasa nanti memang tidak lagi seperti sekarang layaknya anak SMA... Berhura-hura, bebas..kerjaan hanya ke sekolah,les,n kalo ada yang kurang tinggal minta dengan orang tua..yaahh kadang memang terpikirkan bagiku...ketika ku dewasa entar semua bakal berubah... masalah tidak lagi karena berantem sama pacar, berantem sama kakak kelas,masalah gengsi... tetapi masalah bagaimana aku hidup tanpa bantuan orang lain lagi... terutama bantuan orang tua... bagaimana aku hidup untuk menafkahkan diriku sendiri dan anak-anakku kelak.. bagaimana aku hidup sebagai seseorang yang mandiri, yang selalu bersikap dewasa, menjadi seorang ibu yang berhati mulia dan pastinya mempunyai pekerjaan yang sesuai keinginanku... yaitu menjadi seorang dokter kulit ( Amin sajalah :)) , mempunyai dua anak, mempunyai seorang pasangan hidup yang bisa melindungiku... yang pastinya mempunyai keluarga yang bahagia.....
semua orang memang ingin kehidupan yang sempurna, dan termasuk aku...
Have a nice choice !
TEKANAN GAUGE
>>Sumber klik disini
Aliran Laminer dan Turbulen
Aliran Turbulen adalah aliran fluida yang partikel-partikelnya bergerak secara acak dan tidak stabil dengan kecepatan berfluktuasi yang saling interaksi. Akibat dari hal tersebut garis alir antar partikel fluidanya saling berpotongan. Oleh Osborne Reynold digambarkan sebagai bentuk yang tidak stabil yang bercampur dalam wamtu yang cepat yang selanjutnya memecah dan menjadi takterlihat. Aliran turbulen mempunyai bilangan reynold yang lebih besar dari 4000.
Aliran yang mempunyai bilangan reynold antara 2300 – 4000 ada yang menyebut sebagai aliran dalam keadaan transisi. Perubahan dari kondisi laminer menuju aliran turbulen.
>>Sumber klik disini
Bilangan Reynolds
Dalam mekanika fluida, bilangan Reynolds adalah rasio antara gaya inersia (vsρ) terhadap gaya viskos (μ/L) yang mengkuantifikasikan hubungan kedua gaya tersebut dengan suatu kondisi aliran tertentu. Bilangan ini digunakan untuk mengidentikasikan jenis aliran yang berbeda, misalnya laminar dan turbulen. Namanya diambil dari Osborne Reynolds (1842-1912) yang mengusulkannya pada tahun 1883.
Bilangan Reynold merupakan salah satu bilangan tak berdimensi yang paling penting dalam mekanika fluida dan digunakan, seperti halnya dengan bilangan tak berdimensi lain, untuk memberikan kriteria untuk menentukan dynamic similitude. Jika dua pola aliran yang mirip secara geometris, mungkin pada fluida yang berbeda dan laju alir yang berbeda pula, memiliki nilai bilangan tak berdimensi yang relevan, keduanya disebut memiliki kemiripan dinamis.
Rumus bilangan Reynolds umumnya diberikan sebagai berikut:
dengan:
- vs - kecepatan fluida,
- L - panjang karakteristik,
- μ - viskositas absolut fluida dinamis,
- ν - viskositas kinematik fluida: ν = μ / ρ,
- ρ - kerapatan (densitas) fluida.
Misalnya pada aliran dalam pipa, panjang karakteristik adalah diameter pipa, jika penampang pipa bulat, atau diameter hidraulik, untuk penampang tak bulat.
>>Sumber klik disini
VISKOSITAS
- Viskositas cairan yang partikelnya besar dan berbentuk tak teratur lebih tinggo daripada yang partikelnya kecil dan bentuknya teratur.
- Semakin tinggi suhu cairan, semakin kecil viskositasnya.
>>Sumber klik disini
KAPILARITAS
>>Sumber klik disini
Kapilaritas disebabkan oleh interaksi molekul-molekul di dalam zat cair. Di dalam zat cair molekul-molekulnya dapat mengalami gaya adhesi dan kohesi. Gaya kohesi adalah tarik-menarik antara molekul-molekul di dalam suatu zat cair sedangkan gaya adhesi adalah tarik menarik antara molekul dengan molekul lain yang tidak sejenis, yaitu bahan wadah di mana zat cair berada. Apabila adhesi lebih besar dari kohesi seperti pada air dengan permukaan gelas, air akan berinteraksi kuat dengan permukaan gelas sehingga air membasahi kaca dan juga permukaan atas cairan akan melengkung (cekung). Keadaan ini dapat menyebabkan cairan dapat naik ke atas oleh tegangan permukaan yang arahnya keatas sampai batas keseimbangan gaya ke atas dengan gaya berat cairan tercapai. Jadi air dapat naik keatas dalam suatu pipa kecil yang biasa disebut pipa kapiler. Inilah yang terjadi pada saat air naik dari tanah ke atas melalui tembok.
air dapat merembes ke atas melalui retakan tembok sehingga membasahi tembok. Satu contoh kapilaritas.
Gejala alam kapilaritas ini memungkinkan kita menghitung tinggi kenaikan air dalam suatu pipa kapiler berbentuk silinder/tabung dengan jari-jari r.
>>sumber klik disini
Kamis, 24 Februari 2011
konyol ! xixixi :p
hahhaa...
eh eh h GUYS !
aku ingin mengajak klian berpikir dengan pertanyaan konyol yang sering kita denger sehari-hari
Tau gak ? kenapa sebutan yang terkenal itu "nenek moyang" , emangnya kakek moyang pd kemana yaaaa?? hihihi
n tau gak , kenapa ayah itu biasa disebut dengan kepala keluarga ? kenapa gak tangan, kaki, atau mata keluarga aja ? hiyhihiy :p
satu lagi nih, kenapa kalo seorang cowok jatuh cinta, pasti bilang temennya "udah tembak aja tuh cwek nya bro!" ~~~~loh loh kok ditembak bukannya katakan cinta ya?apa gak mati ya tuh ceweknya? hmmmmm....
trus...gue sering banget pergi ke tempat makan "bakso kepala sapi" di Palangkaraya ini..tapi pasti deh ada yang nanya gini "emangnya kepala sapinya dihidangkan ya put?"
hahahahha
KONYOOOOL !