


Gerak peluru merupakan suatu jenis gerakan benda yang pada awalnya diberi kecepatan awal lalu menempuh lintasan yang arahnya sepenuhnya dipengaruhi oleh gravitasi.Gerak peluru selalu mempunyai kecepatan awal. Jika tidak ada kecepatan awal maka gerak benda tersebut bukan termasuk gerak peluru. Walaupun demikian, tidak berarti setiap gerakan yang mempunyai kecepatan awal termasuk gerak peluru


Benda-benda yang melakukan gerakan peluru dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama, benda tersebut bergerak karena ada gaya yang diberikan. Kedua, seperti pada Gerak Jatuh Bebas, benda-benda yang melakukan gerak peluru dipengaruhi oleh gravitasi, yang berarah ke bawah (pusat bumi) dengan besar g = 9,8 m/s2. Ketiga, hambatan atau gesekan udara. Setelah benda tersebut ditendang, dilempar, ditembakkan atau dengan kata lain benda tersebut diberikan kecepatan awal hingga bergerak, maka selanjutnya gerakannya bergantung pada gravitasi dan gesekan alias hambatan udara.


.jpg)
~
Gelombang elektromagnetik adalah perambatan secara transversal antara medan listrik dan medan magnet ke segala arah.Konsep yang bisa menjelaskan fenomena ini adalah konsep gelombang elektromagnetik. Dan, konsep gelombang elektromagnetik ternyata sangat luas tidak hanya berkaitan dengan TV atau ponsel saja, melainkan banyak aplikasi lain yang bisa sering kita temukan sehari-hari di sekitar kita. Aplikasi tersebut meliputi microwave, radio, radar, atau sinar-x.Pertama, arus listrik dapat menghasilkan (menginduksi) medan magnet. Ini dikenal sebagai gejala induksi magnet . Peletak dasar konsep ini adalah Oersted yang telah menemukan gejala ini secara eksperimen dan dirumuskan secara lengkap oleh Ampere. Gejala induksi magnet dikenal sebagai Hukum Ampere. Kedua, medan magnet yang berubah-ubah terhadap waktu dapat menghasilkan (menginduksi) medan listrik dalam bentuk arus listrik. Gejala ini dikenal sebagai gejala induksi elektromagnet. Konsep induksi elektromagnet ditemukan secara eksperimen oleh Michael Faraday dan dirumuskan secara lengkap oleh Joseph Henry. Hukum induksi elektromagnet sendiri kemudian dikenal sebagai Hukum Faraday-Henry.
Suhu ( Temperatur) adalah besaran yang menyatakan derajat panas atau dingin suatu benda atau sistem. Benda yang panas memiliki suhu yang tinggi dan benda yang dingin memiliki suhu yang rendah. Perubahan suhu dapat menyebabkan perubahan beberapa sifat fisik pada benda. Alat yang digunakan untuk mengukur suhu disebut termometer.
Ada beberapa macam suhu diantaranya yaitu, suhu curie, suhu debye, suhu fermi, suhu genting, suhu kritis, suhu neel, suhu peralihan, suhu peralihan antiferomagnetik, suhu spin. Skala yang digunakan untuk mengukur suhu dalam satuan SI adalah skala Celcius.
.jpg)
.jpg)
~
Pemuaian : Perubahan ukuran dari sampel (padat, cair, dan gas) jika temperaturnya diubah. Sampel bertambah dalam ukuran (ekspansi) jika suhunya dinaikkan / dipanaskan & menurun (kontraksi) jika didinginkan.
-001.jpg)
- Zat Padat : Semeter besi batangan mengembang sekitar 1/100 mm pada kenaikan suhu sebesar 1` celcius. Rel kereta api sepanjang 1 km dapat mengembang sepanjang 50 cm di siang panas terik
- Zat cair : Untuk setiap perubahan suhu tertentu, umumnya zat cair mengembang atau menyusut hingga seribu kali dibanding zat padat.
- Gas : Gas lebih mudah dimampatkan dibanding zat cair & zat padat. Sebabnya, gas memiliki lebih banyak ruang antarpartikel.

~ kalor
Kalor : Satuan Energi yang mendekati 4,2 joule. Didefinisikan sebagai energi yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu 1 gram dengan 1` celcius.~
Perambatan kalor
1) Konduksi (hantaran) :Kalor dipindahkan dari 1 sistem ke sistem lain melalui rambatan kalor di dalam sebuah penghantar/ konduktor dari ujung satu ke ujung lain.
2) Konveksi (Aliran) : Terjadi akibat adanya aliran partikel-partikel medium penghantar panas
3) Radiasi (pancaran) : Tidak memerlukan medium. Kalor dipancarkan ke segala arah tanpa perlu adanya penghantar.
~Azas Black : kalor yang dilepaskan oleh air panas. sama dengan kalor yang diterima air dingin.